SENYUM YANG MENGUNDANG SENYUM

“Makin Banyak Seseorang Menerima Senyuman, Suasana Hati Mereka juga akan Menjadi Makin   Banyak, Begitu Juga dengan Seseorang Menerima Senyuman Sedikit Suasana hati Mereka juga makin Sedikit.”
Senyuman adalah hal yang sangat mempesona. Adalah sangat menarik bahwa senyum dapat datang secara alamiah dan bahkan sangat susah ditahan ketika kita merasa bahagia. Andaikan semuanya mermaknai seperti senyuman indah pada saat baru ketemuan,tapi sering juga terjadi kegelapan dibalik itu, bayangan medali yang mempesona pada saat itu sebagai sebuah kebahagiaan senyuman manis akan terjadi.
 Senyum asli sangat bergarga  dari pada senyum mengopi paste .seyuman manis akan mengundang senyuman yang paling dalam dan yang berarti senyuman awal perpandangan kau aku dan dia pada saat itulah senyuman akan berartai, tetapi ketika terjadi,kekeosongan aka nada pembubaran sedetik saja. Mungkinkah ada senyuman dibalik itu pastilah hal yang sudah lalui menjadi warisan penyatuhan antara kau aku dan dia. bepergian akan hilang juga melaluai senyuman manis yang anda lakikan.
Senyum ini dapat dihasilkan secara sadar kadang asli dan kadang tidak. Senyuman juga membangkitkan rasa penasaran bagaimana ia dapat mempengaruhi kita secara emosional. Senyuman bukan saja hasil dari emosi kita, tetapi mereka juga pereda emosi kita. Tersenyum ketika Anda sedang terpuruk akan bisa memberikan pengaruh positif. 
                                             LAWAN DAN SEHATI
                                                Suara hati anak jalanan
====================================================================
               "di kediamanku countri  yamewa' Malang,
                    By"Amoye Abatabiy wempi doo

,

0 Memberikan komentaran anda "

Write Down Your Responses

Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). - Terima Kasih! Hak CIPTA © :