UMAT KATOLIK STASE WILAYAH TIGI UTARA MENUNTUT PEMEKARAN KWASI/PAROKI TETAPKAN KEMBALI DI KIGOU


TIGI UTARA: Umat katolik stase Kigou St. Maria dan stase lain yang berada wilayah tigi utara menuntut Paroki Waghete, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika di harapkan Penempatan Pemekaran Kwasi/Paroki tigi utara ditetapkan di stase Kigou. Berdasarkan dengan adanya Rencana penempatan telah berubah dari dewan paroki waghete sebelumnya di stase kigou kemudian rubah bawa ke stase yagu, maka kami umat stase kigou Menegaskan harus kembali tetapkan tempat kwasi sebelumnya.
Selaku ketua pengurus Penempatan Kwasi/Paroki tigi Utara Saverius Pekei, S.T.M. menyampaikan uraiannya dengan tegas bahwa; Perubahan tempat untuk penempatan pemekaran kwasi/Paroki tigi utara yang rencana bawa tempati ke stase Yagu oleh Dewan Paroki Waghete harap kembalikan ketempat semula menetapkan paroki di stase Kigou ST. Maria. Karena pada tahun 1985-1997 stase kigou telah di jadikan Kwasi di jalaninya selama 12 tahun kesamaan dengan Stase Damabagata Tigi Timur di berikan oleh Pastor Marsel OFM, Pastor Gabriel OFM dan Pastor Koor OFM, perjalanannya. Dengan demikian Stase Damabagata di wilayah Tigi Timur kedudukan kwasi kini sudah berikan menjadi Paroki, maka Stase Kigou Wilayah Tigi Utara masih kedudukan Kwasi hingga kini belum menjadi paroki, maka kami segenap Umat Stase Kigou, Stase Yagu, Stase Okomokebo meminta segera terbitkan Paroki Wilayah Tigi Utara, sesuai kesepakatan Pertemuan kami, Pungkasnya.
Ketua Pengurus Saverius pekei lanjut penyampaiannya bahwa Penempatan Paroki di daerah kigou kami telah siap lahannya dan telah siap memenuhi syarat lainnya bekerja dalam Paroki kedepan. Kami minta kedudukan paroki sesuai jalur sejarah yang sudah ada telah dimisikan oleh pastor paroki sejak 1985, bukan hal minta-minta dapat di dasari dengan sejarah berdirinya stase Kigou.
Dengan pahamnya Saverius Pekei melatarbelakangi structural “Gereja di panggil oleh Umat atau masyarakat Adat setempat bukan dari pihak keagamaan dan pemerintahan sertai pihak lainnya membawa datang”,. Hal ini di lihat semua elemen intelek proaksi terhadap penempatan yang dipolitisi oleh dewan paroki waghete.
Adapun juga Aspirasi Umat Stase yang ada di wilayah Tigi utara dalam pertemuan bersama ketua pengurus saverius Pekei dkk telah sepakat bersama bahwa Kwasi/Paroki tetap tempati pusatkan di stase Kigou berdasarkan sejarah dan memenuhi syarat strategi wilayah serta kegiatan Umat Paroki kedepan yang baik.
Umat tigi utara mendesak kepada Pastor paroki, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika jajarannya “segera terbitkan SK Paroki Kigou wilayah tigi utara”, aspirasi umat setiap stase berada bagian tigi utara
Lanjut, Maka saya kesankan dengan tegas kepada Dewan Paroki Waghete jangan politisi Penempatan atas pemekaran Kwasi/Paroki di bagian wilayah Tigi utara Kabupaten Deiyai ini. Perlunya ikuti sesuai sejarah yang ada maupun lihat wilayah strategi kedudukannya demi harapan umat masa depan.
Sekian dan terima kasih harap Maklum _____ a’mote)*WAVO/Wempi doo.

0 Memberikan komentaran anda "

Write Down Your Responses

Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). - Terima Kasih! Hak CIPTA © :